Papua Tengah, Timika — Ibadah Jumat yang dilaksanakan di lingkungan PT. Mpaigelah kembali menjadi momen rohani yang bermakna bagi seluruh karyawan dan karyawati. Di tengah kesibukan dan tuntutan pekerjaan, ibadah ini menghadirkan ruang perenungan untuk memperkuat iman serta menumbuhkan kerendahan hati di hadapan Tuhan.

Ibadah dipimpin oleh Pendeta Ninno Rayn Rumabar, yang menyampaikan firman Tuhan berdasarkan Yakobus 4:13–17. Dalam perikop ini, jemaat diingatkan bahwa manusia kerap merancang masa depan dengan penuh keyakinan, namun sering melupakan satu hal mendasar: hidup dan segala rencana berada sepenuhnya di bawah kehendak Tuhan.

Pendeta Ninno menekankan bahwa ayat tersebut menjadi pengingat penting bagi setiap karyawan dan karyawati agar tidak mengandalkan kekuatan, kecerdasan, atau pengalaman semata. Setiap rencana kerja, target perusahaan, hingga langkah hidup pribadi hendaknya selalu disertai sikap berserah dan doa, dengan kesadaran bahwa Tuhanlah yang memegang kendali atas hari esok.

“Bekerja dengan perencanaan yang baik adalah tanggung jawab manusia, tetapi menyerahkan hasil dan masa depan kepada Tuhan adalah wujud iman dan kerendahan hati,” ungkap Pendeta Ninno dalam khotbahnya. Ia mengajak seluruh peserta ibadah untuk menjalani pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan integritas, sambil terus berkata dalam hati, ‘jika Tuhan menghendaki’.

Ibadah ini juga menjadi pengingat bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian materi atau jabatan, melainkan dari kesetiaan dalam melakukan kehendak Tuhan di setiap bidang kehidupan. Dengan sikap rendah hati dan iman yang teguh, setiap pekerjaan dapat menjadi sarana pelayanan dan kesaksian.

Melalui ibadah Jumat ini, karyawan dan karyawati PT. Mpaigelah diharapkan semakin dikuatkan untuk melangkah dengan bijaksana, tidak sombong dalam keberhasilan, dan tidak putus asa dalam tantangan. Dalam penyerahan diri kepada kehendak Tuhan, terdapat damai sejahtera, arah hidup yang jelas, serta pengharapan yang kokoh untuk masa depan. (PTM)

Tags

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *